KJRI Hamburg Memfasilitasi Pertemuan Virtual Antara Pelindo II dan Hamburg Port Consulting

Pada 18 Maret 2021, KJRI Hamburg telah memfasilitasi pertemuan virtual antara Bapak Burhanudinsyah, mewakili Direksi Pelindo 2 dan Mr. Julian Klare, mewakili Hamburg Port Consulting (HPC). Pertemuan yang  dihadiri oleh 22  orang perwakilan dari Pelindo 2, HPC dan Fungsi Ekonomi KJRI Hamburg tersebut menghasilkan kesepakatan kerjasama antara PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo 2), dengan HPC di bidang Human Resources (HR) and Institutional Development.

Bapak Chiefy Adi Kusmargono, Dirut PMLI dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa kerjasama antara PT. PMLI dengan HPC perlu ditetapkan dengan MOU yang fokus pada 6 topik, yaitu Smart Port Technologies, Port Logistics, Port Operations (for various commodities), Port Marketing, Marine Services Training dan International Maritime Dangerous Goods (IMDG) and Dangerous Cargoes Training.  Kerjasama dengan HPC di bidang Human Resources (HR) and Institutional Development merupakan salah satu upaya yang dilakukan PT. PLMI untuk melahirkan kader pemimpin yang professional di bidang kepelabuhan, maritim, logistik, manajemen dan kepemimpinan berkelas internasional. Dalam kesempatan tersebut, Dirut PMLI menyampaikan tidak menutup kemungkinan kedepan, kerjasama dengan HPC akan lebih dikembangkan tidak saja di bidang pelatihan namun juga kearah bisnis.

KJRI Hamburg menyambut baik keinginan Bapak Chiefy untuk segera menandatangani MOU kerjasama antara PT PMLI dan HPC. KJRI Hamburg berharap kerjasama tersebut tidak saja memberikan manfaat bagi Pelindo 2 dan HPC, namun juga memberikan manfaat bagi Pemeritah Indonesia yang tengah mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di sektor maritim untuk meningkatkan konektivitas antar pulau di Indonesia yang siap menjalin kerjasama internasional.

Rencana penandatangan MOU PT PMLI dengan HPC merupakan tindak lanjut kunjungan Konjen RI Hamburg, Ardian Wicaksono ke HPC pada 21 Oktober 2020. Saat itu Konjen RI terkesan pada konsep Smart Hamburg PortTerminal Container Altenwelder (CTA) dengan 100% otomatisasi dan 0% carbon footprint yang menggunakan energi terbarukan (tenaga angin, matahari dan biomasa) sejak 20 tahun yang lalu. Hal ini tidak terlepas dari kemampuan HR CTA di bidang Information and Communication Technology (ICT) dan Artificial Intelligence, yang juga dapat dilakukan oleh SDM Pelindo di Indonesia. Peluang kerjasama dengan HPC tersebut kemudian disampaikan pada rapat koordinasi dengan Pelindo 1, 2, 3, dan 4 yang diadakan pada 17 November 2020.

×

Powered by WhatsApp Chat

× Hotline WA KJRI Hamburg