KJRI Hamburg kembali berpartisipasi pada acara “Lange Nacht der Konsulate”

Pada tanggal 23 Mei 2019, Konsulat Jenderal RI Hamburg telah berpartisipasi dalam Lange Nacht der Konsulate 2019 pada tanggal 23 Mei 2019 untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia. Lange Nacht der Konsulate 2019 adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Hamburg.

Lange Nacht diikuti oleh perwakilan negara asing, institusi internasional, dan lembaga kebudayaan di kota Hamburg. Konsep yang diusung adalah open house sehingga masyarakat umum dapat mengunjungi masing-masing institusi untuk melihat program yang diadakan oleh masing-masing negara dan institusi. KJRI Hamburg telah berpartisipasi dalam kegiatan ini sejak tahun 2013.

Mewakili Pemerintah Kota Hamburg sebagai Guest of Honour adalah Mr. Jan Porksen, Senate Chancellery and Head of Personnel Office, City of Hamburg. Dalam sambutannya, ybs menyampaikan salam dari Walikota Hamburg. Ybs mengapresiasi atas partisipasi dan kegiatan promosi yang diadakan oleh KJRI Hamburg.

Lange Nacht merupakan kegiatan tahunan yang penting bagi Pemerintah Kota Hamburg untuk mengenalkan kepada masyarakat berbagai macam perwakilan diplomatik dan insitusi internasional yang berkedudukan di Hamburg. Disamping itu, kegiatan ini sangat penting untuk memperkaya pengetahuan masyarakat kota Hamburg atas multikulturalisme. Indonesia merupakan mitra penting bagi Pemerintah kota Hamburg.

Konsul Jenderal RI pada sambutan pembukaan menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Hamburg atas terselenggaranya acara ini. Lange Nacht merupakan kesempatan baik bagi Indonesia untuk mengenalkan mengenalkan dan memperdalam pengetahuan mengenai Indonesia ke seluruh penduduk kota Hamburg sehingga diharapkan dalam jangka panjang masyarakat Jerman dapat tertarik berkunjung ke Indonesia.

Kebudayaan Indonesia yang sangat kaya dan beragam merupakan salah satu elemen penting dalam diplomasi Indonesia di wilayah kerja KJRI Hamburg di Jerman meliputi negara bagian Hamburg, Bremen, Niedersahcsen dan Schleswig-Holstein. Untuk konsep Lange Nacht tahun ini, Konsul Jenderal menekankan bahwa tujuan utamanya adalah mempromosikan kebudayaan Indonesia secara komprehensif agar pengunjung dapat merasakan personal experience atas kebudayaan Indonesia.

Dalam kaitan ini, KJRI Hamburg membagi program tahun 2019 kedalam tiga elemen utama yaitu benda warisan budaya, kesenian, dan Bahasa Indonesia. Untuk benda warisan budaya, KJRI Hamburg bekerjasama dengan museum International Foundation of Indonesian Culture and Asian Heritage (IFICAH) untuk menampilkan koleksi keris dan wayang golek yang merupakan salah satu elemen budaya Indonesia yang termasuk dalam the Oral and Intangible Heritage of Humanity dari UNESCO. Selain itu, juga ditampilkan pameran topeng dan sarung tradisional Indonesia.

Terkait tema kesenian, KJRI Hamburg menampilkan musik dan tarian tradisional Indonesia. Untuk tarian, terdapat dua tarian yang dibawakan yaitu tari Klono Topeng dan Tari Merak. Sedangkan untuk musik dibawakan oleh Grup Gamelan Margi Budoyo dan Grup Toffi.

Untuk melengkapi personal experience dan impresi yang melekat serta untuk menarik pengunjung dari Jerman untuk datang ke Indonesia kedepannya, KJRI Hamburg mengadakan booth kursus Bahasa Indonesia singkat, belajar aksara dan pohon literatur Indonesia, photo booth dengan Candi Borobudur sebagai backdrop, serta jajanan kuliner Indonesia.

Disamping unsur kebudayaan, KJRI Hamburg membuka booth promosi pariwisata Indonesia dan juga didukung oleh Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Hamburg yang membuka booth untuk promosi perdagangan dan produk unggulan Indonesia.

Related Posts

×

Powered by WhatsApp Chat

× Hotline WA KJRI Hamburg